Bahasa sehari-hari yang digunakan di daerah ini adalah Bahasa Jawa. Tapi bahasa Jawa yang mereka gunakan sangat berbeda dengan bahasa Jawa yang digunakan di propinsi Jawa Tengah dan D I Yogyakarta. Dialeg dan tata bahasa Jawa yang digunakan di Jawa Timur terdengar kasar. Bahkan banyak perbedaan bahasa Jawa pada ketiga propinsi tersebut (Jawa Timur, Jawa Tengah, dan D I Yogyakarta).
Agama Islam adalah agama mayoritas di Jawa Timur. Suku asli Jawa Timur yang sebagian besar memeluk agama Islam adalah Suku Jawa, Suku Madura, Suku Osing. Sedangkan Suku Tengger sebagian besar memeluk agama Hindu. Selain dari kedua agama tersebut. Suku-suku di Jawa Timur juga memeluk agama Kristen, Budha, Katholik, Konghucu, dan kepercayaan lainnya seperti kejawen.
Untuk kesenian daerah Jawa Timur wah sangat banyak sekali jumlahnya. Salah satu yang sangat terkenal adalah Ludruk. Ludruk yaitu sebuah opera panggung yang menceritakan kehidupan sehari-hari. Ludruk hampir sama dengan ketoprak. Hanya berbeda dari tema yang dibawakan. Kedua seni ini sudah sangat sering ditampilkan di stasiun televisi Indonesia. Selain kedua seni tersebut masih ada lagi Reog Ponorogo, Wayang Kulit, Jaranan, Karapan Sapi, dan banyak lagi lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Kebudayaan Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh agama Islam dan Hindu. Pada setiap daerah di Jawa Timur memiliki keanekaragaman kebudayaannya. Seperti pada bagian barat daerah Jawa Timur banyak menerima pengaruh dari Jawa Tengah. Ini disebabkan pada zaman dahulu daerah Jawa Timur dikuasai oleh kerajaan yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Untuk daerah yang dekat dengan pulau Madura dipengaruhi oleh budaya Madura itu sendiri. Dan masih banyak lagi masing-masing daerah Jawa Timur yang berbeda budayanya.
0 komentar:
Posting Komentar